Kangen Water

Mengukur Asam Basa Pada Tubuh

Cara Mengukur Asam Basa Cairan Tubuh

Gambar tes kertas lakmus
Untuk mengetahui kondisi asam-basa dalam tubuh anda, bisa dengan cara mengukur pH tubuh lewat kertas pH. Ambil air seni anda yang keluar pertama kali di pagi hari, kemudian teteskan ke kertas pH, lihat perubahan pH-nya yang ditunjukkan dengan perubahan warna. Pada penderita kanker sering ditemukan angka pH-nya di bawah 6.
Tubuh teridiri dari lebih dari 90% penyusunnya adalah cairan. Cairan tubuh yang mencapai 90 persen lebih ini berguna untuk menyeimbangkan kebutuhan akan air di dalam tubuh. Sifat cairan tubuh manisia ada yang bersifat asam dan juga ada yang bersifat basa. Cara Mengukur Asam Basa Cairan Tubuh adalah menggunakan kertas lakmus yang sekarang sudah terjual bebas. Dibawah ini akan diterangkan tentang asam basa cairan tubuh manusia dan cara mengukur asam basa.
Detail cara pengukuran:
Anda membutuhkan kertas lakmus (kertas pH), kemudian anda hanya perlu memasukan kertas pH tsb kedalam air seni anda yang pertama kali dikeluarkan di pagi hari dan kemudian bandingkan warna yang didapati dengan standar yang ada di dalam kemasan kertas pH. Angka yang optimal itu berada pada kisaran 6,5 – 7,5.
Setiap angka dibawah angka 7,0 berarti urin anda berada pada daerah asam. Semakin rendah angkanya maka semakin tinggi tingkat keasaman tubuh anda. Angka ini merupakan angka logaritmik sehingga angka 6,0 berarti 10 kali lebih asam dibandingkan dengan angka 7,0, sedangkan angka 5,0 berarti memiliki tingkat keasaman 100 kali lebih tinggi dibandingkan dengan angka 7.0
Kondisi Acidosis
Bila tubuh anda dalam kondisi asam (disebut acidosis), maka mineral yang ada di dalam jaringan dan organ akan diambil untuk menormalkan kondisi asam tersebut yang dapat menyebabkan peradangan, nyeri sendi, rapuh tulang hingga masalah kanker.
Kondisi acidosis juga bisa berakibat pada menurunnya kemampuan Hb (Haemoglobin) menangkap oksigen sehingga virus, bakteri, patogen penyakit lainnya mudah berkembang. Pada tingkat pH 6,9 tubuh mulai rentan terhadap infeksi virus yang umum seperti deman, batuk dan flu.
Sel-sel kanker tumbuh dengan subur di dalam tubuh pada pH 5,5. Makin rendah tingkat pH, makin asam orang tersebut, maka makin tinggi racun-racun yang menumpuk di dalam tubuh, yang dapat menyebabkan peningkatan resiko untuk terserang infeksi dan penyakit.
Dengan kata lain, kondisi tubuh kita semakin asam, kita lebih mudah terserang penyakit-penyakit kronis dan kanker, sebaliknya ketika kondisi tubuh semakin basa, kita mampu untuk menjauhi penyakit-penyakit degenratif seperti kanker, darah tinggi, diabetes, dll.